Langsung ke konten utama

Postingan

Hallo!!

I can no longer accommodate the thoughts of mind roaming in my brain. So, I leave it some of them on this infinite space. I don't seek any attention. I don't affect thoughts. I just need space to put my mind. Sometimes, I need to share something not by my mouth, 'cause it more difficult to be filtered. I need to be listened, only for those who want to listen. So, this way I will put my thoughts, this way I will show you mine. And I always hope that what I have written down here will be beneficial for others. Vera
Postingan terbaru

Genap 5 bulan pernikahan

 Hari ini genap sudah 5 bulan pernikahan kami. Banyak orang bertanya, 'bahagiakah?' 'nyamankah?' Mau menuliskan jawabannya saja jariku bergetar, mataku mulai berkaca kaca. Huh. Bahagia. Kata yg sangat kurindukan karena lama tak terucap dari hati. Tentang perbedaan. Ya, ternyata banyak perbedaan. Dan aku berada di kolam perbedaan. Hampir tenggelam. Sudah sulit bernapas.  Teringat pesan salah satu sahabatku, "ingat! Lillahita'ala. Semua yg kita lakukan adalah untuk Allah SWT." Kata kata ini merekahkan senyuman. Bukan menguatkan, bukan. Aku hanya akan pasrah jatuh tenggelam. Aku sudah kehabisan tenaga untuk berenang. Aku sudah sangat lelah. Setidaknya aku tenggelam sambil tersenyum. Aku dalam keadaan tersadar bahwa semua ini datangnya dari Allah SWT. Kupercayakan semua ini padaNya. Aku adalah hamba yg tidak berdaya. Kukira kami kuat berpegangan dan berjuang berenang bersama. Ternyata dia sudah menyerah tenggelam lebih awal. Tersisa diriku sendiri. Jadi untuk ...

Ragu

Entah angin apa lagi yang datang malam ini, yang membawa sisa luka kembali. Entah kenapa berkali-kali aku meragu, entah sedang meragukan diriku, atau meragukan dirinya. Entah karena dia pantas untuk diragukan, atau karena bekas sakit yg pernah kurasakan. Aku selalu menginginkan pembuktian tak berujung. Tiba-tiba tanpa sebab, entah firasat, atau hanya perasaan sesat. Yang jelas aku ragu, apakah kamu penipu? Jika kamu adalah orang yg benar, maka tolong ajarkan aku tentang percaya. Karena sepertinya aku sudah lupa bagaimana cara mencintai dengan mempercayai sepenuh hati. Apa memang lebih baik demikian? Bahwa kamu memang pantas diragukan? Hey kamu, sepertinya aku sudah kelewat batas. Tembok pertahananku sudah runtuh. Aku terlanjur menyayangi, Bagaimana ini? Aku benar-benar trauma dikhianati. Aku tidak mau sakit itu terulang lagi. Aku sangat sangat frustasi. Jika kamu adalah laki-laki brengs*k lainnya, maka cukup sudah, mari kita akhiri.

Menyayangi

Menyayangi mengajariku untuk bertahan tanpa alasan Menyayangi membuat aku berani menghalau banyak serangan Menyayangi mengajariku untuk kuat menahan beban Menyayangi adalah kekuatan 😊 Terimakasih telah membuat aku sayang kalian. Teruntuk siswa-siswaku Yang menghiasi lembaran-lembaran Cerita harianku Aku sangat sayang kalian Terimakasih telah membuat aku bertahan Disaat ada seribu alasan yang membuatku ingin keluar dari zona aman Tapi tetap, aku masih mendambakan nyaman 

Menggenggam erat

Aku ingin menggenggamnya dengan erat Dalam setiap aku berjalan Aku ingin semua orang tahu Kami melangkah maju bersama tanpa ragu Ada banyak yg meragu, Menganggap ini hanyalah angin lalu, Banyak yg datang Datang untuk memisahkan Tapi pengganggu itu salah Memang tak terlihat oleh mata Bahwa nyatanya Hatiku menggenggamnya dengan kuat Aku bahkan tak percaya pada kuat setiaku Yang ternyata patut untukku andalkan Tapi kumohon padamu, 'kamuku' Jangan lengah Ada saatnya aku akan lelah jika hanya aku yg berpegangan, bisa terlepas ketika kuat itu melemah Maka kau juga harus selalu memegangku dengan erat, jangan biarkan aku terlepas Untuk kekasihku, Salam rindu hari sabtu, Iya hari sabtu yg sepertinya akan terlewat tanpa bertemu ~

Sampah

Rasanya akhir-akhir ini dunia berputar terlalu cepat, Tiba-tiba diatas, dalam sekejap sudah berpindah kebawah, Diangkat ke atas langit secepat kilat, kemudian dijatuhkan ke bumi tanpa siap. Remuk sudah batin yang membatin ini. Terkadang memandang itu lebih mudah daripada melakukan, Sabar, sabar... Ingatkanku pada diri sendiri setiap waktu. Namun, apalah aku, hanya manusia yg kurang bersyukur, yg tetap tidak bisa bertahan dalam banyak keluh, Dasar jiwa yg lemah Butuh sandaran Butuh pelukan Butuh ada yg bilang kalau ini semua baik baik saja Hiks Nangis kadang jadi penyembuh luka semalam, bsoknya kambuh lagi Sungguh ingin dipeluk ibu layaknya bayi yg lagi di cup cupin pas nangis Sayangnya aku adalah manusia dewasa yang sudah terlanjur tau bahwa beban ibu lebih berat dariku, yah aku hanya akan menambah beban saja Kenapa dewasa itu berat?

Dia dan Ibu

Tak mau panjang lebar. Langsung saja, Bismillahirrahmaanirrahiim, Semoga dia ini adalah takdir saya, Kita tdk pernah tahu seberapa kuat do'a yg kita miliki sampai akhirnya doa tersebut dikabulkan. Aku bertemu ibu, jelas bukan suatu kebetulan, kami bekerja bersama. Namun, peristiwa-peristiwa yg terjadi satu persatu tentunya adalah kebetulan yang ditakdirkan Allah untuk kami. Ibu, adalah panggilanku kepada orang yg aku doakan benar-benar akan jadi ibuku, aku bahkan tak mau menyebutnya ibu mertua, aku mau ibu . (Aku memanggil ibu kandungku dg sebutan 'mama'). Dia adalah orang yg memilihku untuk putranya. MasyaaAllah, bahkan hatiku bergetar hebat ketika menulis rangkaian tulisan ini. Aku selalu berdoa agar diberikan keluarga besan yg baik dan seirama dengan keluargaku, dan Allah memang maha pemurah, aku merasa doaku benar benar di ijabah ketika aku diajak ibu untuk berkenalan dengan putranya. Ibu sangatlah baik, begitu juga bapak, kakaknya, dan begitu juga dia. Dia yg ter...